Sabtu, 19 Oktober 2013

tv

    Warung Bebas TV Streaming

    Senin, 13 Mei 2013

    Lirik Lagu Last Child – Penantian


    <p>Diri ini <br />
    Telah lama menanti<br />
    Menantimu<br />
    ‘Tuk memeluk hati ini</p>
    <p>Hati yang selalu<br />
    Terukir namamu<br />
    Yang takkan mungkin hilang <br />
    Meski usang dimakan waktu</p>
    <p>Jiwa ini<br />
    T’lah lama mencari<br />
    Mencari belahan dirinya<br />
    Yang telah lama pergi</p>
    <p>Pergi ‘tuk menjauh<br />
    Bersama dirimu<br />
    Yang takkan mungkin pernah<br />
    Coba berpikir untuk kembali</p>
    <p>Reff:<br />
    Mungkin semua harus terjadi<br />
    Kesalahan yang telah aku perbuat<br />
    Jadi penyebab kau pergi<br />
    Bila ku kan mati di sini<br />
    Mati dalam penantian yang tak bertepi<br />
    Dan terkubur dalam penyesalan yang tak berarti</p>
    <p>Rasa <a title="perih" href="http://lirikbaru.com/lirik-lagu-vierra-perih.htm">perih</a> selalu menghampiri<br />
    Menghampiri di tiap hayalku<br />
    Terlintas bayangmu<br />
    Bayang yang selalu menyiksa diriku<br />
    Walau selalu ku coba membakar indah kenangan itu</p>
    <p>Back to Reff<br />
                </p>
    <br/>
    <a href="http://lirikbaru.com/lirik-lagu-last-child-penantian.htm">Lirik Lagu Last Child – Penantian</a> dipersembahkan oleh <a href="http://lirikbaru.com">Lirik Lagu Indonesia Terbaru</a>

    Album Last Child


    GROW UP (2007)
    1. Kita Tunjukkan
    2. Anak Kecil
    3. Diary Depresiku
    4. Never will I
    5. Dendam
    6. Selly Punker
    7. If I Could Fly
    8. Memories of You
    9. Pedih
    10. So’ njum
    11. Diary Depresiku (acoustic version)
    EVERYTHING WE ARE EVERYTHING (2008)
    1. Anak Kecil
    2. Diary Depresiku
    3. Selly Punker
    4. If I Could Fly
    5. Memories of You
    6. Kembali
    7. Pedih
    8. Penantian
    9. Lagu Terakhir Untukmu

    by http://biografi-biodata-profile.blogspot.com/2012/05/profil-last-child-biodata.html

    Biodata Biografi Band


    Biografi Biodata dan Profil Last Child - BErikut adalah biodata grup band musik kesayangan anda yang munkin ngefans dengan Last Child yang saat ini sedang naik daun dan lagu lagunya yang mendalam seakan memberikan ekspresi yang mungkin cocok dengan perasaan pendengarnya dan berikut adalah Biografi Last Child

    Lahir di timur Jakarta pada awal tahun 2006 silam, Last Child terbentuk dari trio Virgoun (24, vokal & gitar), Dimas (22, bass & vokal), dan Ari (23, drum). Mereka berubah menjadi kuartet sejak Juli 2009, merekrut Yodi (25, gitar) untuk memperkaya eksplorasi musik mereka. Setelah merilis mini album di 2007 berjudul “Grow Up” dengan 100% semangat swadaya, tahun 2008 lalu di bawah bendera Fake Records mereka unjuk gigi dengan album berjudul “Everything We Are Everything“. Album yang perlahan tapi pasti semakin memperluas basis massa Last Friends, sebutan bagi fans Last Child. Album ini juga melahirkan hits di kalangan Last Friends seperti “Diary Depresiku“, “Pedih“, & “Kembali“.
    Biodata Personil Last Child
    Berikut ini foto 4 personil Last Child :
    foto profil personil last child-yodi-gitaris
    Yodi, Gitaris Last Child
    foto profil personil last child-virgoun-gitaris-vokalis
    Virgoun, Vokalis & Gitaris Last Child
    foto profil personil last child, dimas, vokalis, bassis
    Dimas, Vikalis & Bassis last Child
    foto profil personil last child, ari ceper, drummer
    Ari “Ceper” Drummer last Child

    Per April 2010, tercatat lebih dari 110,000 orang Last Friends secara rutin berinteraksi di www.facebook.com/lastchild. Dan berkat kesetiaan nan spartan dari Last Friends pula, RBT Last Child dari album “Everything We Are Everything” sudah menembus angka lebih dari 300,000 download. Sungguh sebuah angka yang fenomenal bagi sebuah band indie yang belum terlalu dikenal oleh masyarakat luas.
    Dibawah naungan Dr.M lagu “Diary Depresiku” dimastering ulang oleh Jemi Sitanayah, MMus (Mastering of Music, sound engineering), seorang putra tanah air jebolan Berklee College of Music, USA.
    Dan Hingga April 2011, tercatat bertambah menjadi lebih dari 1,450,913 orang Last Friends yg berinteraksi di Fanpage mereka. Dan juga angka download RBT yang semakin meningkat.
    Dengan kepercayaan penuh akan kerja keras dan ketulusan jiwa, Last Child siap terus menginspirasi generasi muda di luar sana dengan satu pesan penting: kerasnya hidup tak selayaknya mematahkan asa untuk berkarya..
    byhttp://biografi-biodata-profile.blogspot.com/2012/05/profil-last-child-biodata.html

    asal mula band Last Child


    Impian umumnya anak muda biasanya berbunyi seperti ini, ”Gue pengen jadi musisi terkenal dan sukses.” Impian yang sah-sah saja sebetulnya, asal didukung dengan niat dan usaha yang besar. Begitu juga dengan tiga anak muda Jakarta: Ary ‘Ceper’, ‘Gon’ Virgoun dan ‘PanX’ Dhimaz, yang pada 16 Januari 2006 memutuskan untuk mewujudkan impian tersebut dengan membentuk sebuah band. Band yang awalnya didirikan untuk mengikuti audisi pengisi acara pentas seni salah satu SMA di Jakarta ini diberi nama “Last Child” – dikarenakan ketiga personilnya merupakan anak terkecil di keluarga masing-masing. Dengan modal sebuah lagu dan satu kali latihan, Last Child nekat mengikuti audisi tersebut. Sayangnya kenekatan tersebut belum berbuah manis, mereka dinyatakan tidak lulus audisi.

    Uniknya, kegagalan ini malah menjadi pendorong semangat mereka bertiga untuk lebih serius menekuni profesi pemusik. Virgoun (gitar & vokal), Dhimaz (bas & vokal) dan Ceper (drum) mulai membuat konsep untuk materi lagu-lagu Last Child berdasarkan selera musik mereka masing-masing yang banyak terpengaruh oleh genre emo, punk, pop dan post-punk. Bermodalkan konsep bermusik yang lebih terarah, Last Child mulai mematangkan diri dari satu panggung musik ke panggung musik lainnya. Tak terasa, nama mereka mulai terdengar akrab di kalangan anak muda dan jumlah penggemar mereka lama kelamaan bertumbuh semakin besar. Sampai pada puncaknya, saat manggung di acara ultah salah satu distro di bilangan Jakarta Timur, mereka bertiga terhenyak dengan sambutan penonton yang sudah begitu mengenal mereka, sampai-sampai hafal dengan lirik lagu-lagu Last Child. Sambutan yang membanggakan ini akhirnya menjadi motivasi utama untuk merilis debut album Last Child. Album perdana bertitel sama dengan nama band yang rencananya akan diluncurkan pertengahan bulan Agustus 2008 ini berisi semua hits yang sering mereka bawakan selama mereka manggung. Selain pengaruh musik punk, pop dan post punk dan emo yang kental, album ini juga banyak memasukkan unsur harmonik dari synthesizer. Seorang additional dipercaya untuk mengisi posisi ini.
    Di tahum 2009, kami sepakat untuk merekrut seorang gitaris yang bernama "Yodie" untuk menggantikan posisi pemain synthesizer.Dan seterusnya kami akan ber-empat.
    Empat tahun adalah waktu yang relatif singkat bagi sebuah band untuk merintis karir. Namun dalam rentang waktu tersebut, Last Child telah melalui perjalanan yang cukup berwarna. Panggung musik demi panggung musik yang mereka ikuti memberikan begitu banyak pengalaman berharga. Kesuksesan, diiringi beberapa kegagalan, menjadi motivator yang ampuh. Konsep bermusik yang unik, kekompakan para personil serta dukungan penggemar yang terorganisir – sampai-sampai para fans ini punya julukan tersendiri: “Lastfriends” – menjadi modal utama bagi Last Child untuk menapakkan kaki mereka di industri musik, dengan harapan apa yang mereka tawarkan dapat diterima dengan baik oleh para penggemar musik di Indonesia atau bahkan dunia internasional.


    byhttp://albadri23.blogspot.com/2010/11/asal-mula-band-last-child.html

    Lirik Lagu Last Child – Penantian


    <p>Diri ini <br />
    Telah lama menanti<br />
    Menantimu<br />
    ‘Tuk memeluk hati ini</p>
    <p>Hati yang selalu<br />
    Terukir namamu<br />
    Yang takkan mungkin hilang <br />
    Meski usang dimakan waktu</p>
    <p>Jiwa ini<br />
    T’lah lama mencari<br />
    Mencari belahan dirinya<br />
    Yang telah lama pergi</p>
    <p>Pergi ‘tuk menjauh<br />
    Bersama dirimu<br />
    Yang takkan mungkin pernah<br />
    Coba berpikir untuk kembali</p>
    <p>Reff:<br />
    Mungkin semua harus terjadi<br />
    Kesalahan yang telah aku perbuat<br />
    Jadi penyebab kau pergi<br />
    Bila ku kan mati di sini<br />
    Mati dalam penantian yang tak bertepi<br />
    Dan terkubur dalam penyesalan yang tak berarti</p>
    <p>Rasa <a title="perih" href="http://lirikbaru.com/lirik-lagu-vierra-perih.htm">perih</a> selalu menghampiri<br />
    Menghampiri di tiap hayalku<br />
    Terlintas bayangmu<br />
    Bayang yang selalu menyiksa diriku<br />
    Walau selalu ku coba membakar indah kenangan itu</p>
    <p>Back to Reff<br />
                </p>
    <br/>
    <a href="http://lirikbaru.com/lirik-lagu-last-child-penantian.htm">Lirik Lagu Last Child – Penantian</a> dipersembahkan oleh <a href="http://lirikbaru.com">Lirik Lagu Indonesia Terbaru</a>